Scrabble dan Gelang-gelang Cantik

by gumilangra

Jumat, 12 Oktober 2013

Selepas tengah hari, saya dan beberapa relawan—yang selanjutnya disebut dengan Cikgu Muda—kembali bertandang ke Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang kantornya terletak di Cikini, Jakarta Pusat. Mengapa saya dan para relawan datang ke kantor YLBHI? Jadi begini ceritanya…

Sejak bulan Juni 2013, YLBHI Jakarta menampung sebuah keluarga besar yang merupakan pengungsi asal Rohingya—yang sebenarnya sudah tinggal cukup lama tinggal di Malaysia—dan sedang berusaha membantu mereka dengan cara mengurus permohonan suaka mereka. Proses permohonan suaka tersebut memakan waktu yang cukup lama. Keluarga tersebut harus menunggu hingga akhir tahun untuk dapat diwawancarai oleh UNHCR terkait permohonan suaka, tanpa ada jaminan bahwa permohonan mereka akan diterima. Dengan kondisi yang tak pasti tersebut serta status mereka sebagai pengungsi tak berkewarganegaraan (stateless), tentunya bukan hal yang mudah untuk bagi mereka untuk menjalani hidup. Menjadi kaum minoritas yang tak diakui di negaranya sendiri sehingga harus meninggalkannya dan hidup di negara lain. Walaupun baik di Malaysia maupun di Indonesia mereka tak mendapatkan perilaku diskriminatif berdasarkan ras dan atau kepercayaan, status mereka sebagai pengungsi tak berkewarganegaraan membuat hak esensial mereka seperti hak untuk mendapatkan pekerjaan dan pendidikan dibatasi. Anak-anak tak berkesempatan untuk mendapatkan pendidikan formal sementara yang sudah dewasa tak diperbolehkan bekerja untuk menghidupi diri meski mereka mau dan mampu.

Singkat cerita, kami ditawarkan untuk memberi sedikit bantuan bagi mereka sambil belajar dari sana. Saya dan Cikgu Muda lain yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi UI pun memutuskan untuk melakukan kegiatan pendampingan bagi anak-anak. Kami mengambil peran sebagai pendamping yang akan belajar sambil bermain sambil terus melihat perkembangan mereka. Dengan begitu, diharapkan mereka mampu mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan yang akan mereka temui di waktu mendatang.

Pada Jumat, 12 Oktober 2013, kami kembali bermain dan belajar. Mata pelajaran yang diajarkan adalah Bahasa Inggris, namun materi yang diberikan kepada anak-anak disesuaikan dengan kemampuannya masing-masing. Ada yang belajar kosa kata, mengeja, mengenal huruf, hingga bernyanyi dalam Bahasa Inggris. Lirik I love you You love me.  We’re a happy family.  With a great big hug and a kiss from me to you. Won’t you say you love me too” terdengar ceria mengisi ruangan di lantai 3 kantor YLBHI Jakarta meski tak begitu merdu. Setelah belajar, kami bermain scrabble. Pak Hamzan dan Harun, anak yang keinginan belajarnya paling menonjol begitu bersemangat bermain bersama kami. Dalam permainan ini, kami juga belajar mengingat atau mengenal kosa kata dalam Bahasa Inggris. Saking bersemangatnya, Pak Hamzan mengajak kami membuka ronde kedua. Namun mengingat sebagian dari kami harus kembali ke Depok segera, kami tak sempat menyelesaikan ronde kedua itu.

DSC_0035Bermain bersama, semua ceria!

Oh ya! Sementara anak-anak menghabiskan waktu mereka untuk belajar dan bermain, remaja dan orang dewasa di sana juga beraktivitas! Ada yang mengikuti kursus servis ponsel, ada pula yang membuat berbagai kerajinan tangan, seperti: hammock, gelang, dan bros. Hasil kerajinan tangan tersebut mereka jual untuk dapat memenuhi kebutuhan tanpa selalu menunggu bantuan materi dari orang lain. Jika anda berminat, silakan membeli dengan memesan kepada para Cikgu Muda. Cikgu Muda akan mengantarkan barang pesanan anda!

Berikut adalah beberapa karya mereka:

Gelang-gelang cantik

DSC_0048

DSC_0052-1

tumblr_muif69PXiw1re2b5eo1_1280

Harga perbuahnya Rp 13.000,00. Jika ingin memberikan lebih sebagai donasi, kami persilakan. :D
Advertisements