Melawan Dingin

by gumilangra

Tak jarang saya menemui udara dingin.

Beragam dingin pula yang telah bertemu dengan kulitku lalu saling menyapa.

Mulai dari dingin yang menyejukkan dan dinantikan setelah terpapar terik matahari yang menghanguskan, hingga dingin menyumsum yang memicu reaksi tubuh dalam suatu kontinum.

Bulu kuduk berdiri. Rahang bawah bergemeretak. Merinding.

Udara yang terlalu dingin memang tidak begitu menyenangkan. Jari-jarimu bisa jadi kaku seakan ikut membeku. Lalu kerja organ-organmu bisa jadi ikut tak menentu. Benar-benar menggangu.

Aku cukup sering mengamati orang-orang yang menemui udara dingin semacam itu dan bagaimana mereka menghadapinya.

Pada umumnya, mereka menambah lapisan jaket. Memperkuat lilitan syal atau kain tenun. Meringkukkan tubuh dalam kantung tidur. Menghisap asap rokok.

Mereka terlalu bergantung pada hal-hal di luar diri mereka, menurutku.

Padahal tubuh mereka sudah dilengkapi mekanisme purba–tapi cukup adaptif terhadap perubahan zaman–dalam menghadapi udara dingin: menggetarkan otot, sehingga sirkulasi darah bertambah cepat dan tubuh akan menghangat.

Lalu bagaimana cara mengaktifkan mekanisme itu?

Bergerak! Bergerak! Bergerak lebih banyak!

Bukan hal yang sulit.

Tapi mereka terlalu malas, ragu, atau takut untuk bergerak.

Atau… tak tahan dengan tatapan orang lain yang menganggap bahwa gerakan melawan dingin adalah hal konyol. Yang jika aku berprasangka buruk, maka orang lain itu seakan berkata, “Kenapa tidak menggunakan perlengkapan yang berkualitas lebih tinggi untuk menahan dingin? Daripada melakukan hal konyol seperti itu”.

Lalu mereka lebih memilih untuk meringkuk dalam kantung tidur atau menghisap asap rokok penghangat mereka.

Aku tidak bilang bahwa hal itu salah, hanya saja, aku ingin memberi tahu bahwa kita bisa melakukan lebih banyak hal sambil melawan dingin dengan bergerak, dibandingkan saat melawan dingin dengan meringkuk di dalam kantung tidur.

Bukanlah hal terlarang untuk menggunakan peralatan pendukung di luar diri, namun jangan lupa bahwa kita memiliki sumber daya luar biasa yang terberi.

Advertisements