(Ke)pada Pantai, Perihal Perasaan

by gumilangra

pantai-ujung-genteng

(image source is here)

Jangan bilang kau heran saat pantai beralas serpih mutiara dan berselimut titisan atap dunia ditakuti layaknya gerbang neraka

Mana berani kapal-kapal singgah terlebih bersandar jika pantaimu begitu dangkal

Tentunya mereka enggan merengkuh haluan menuju pondasi berkarang pejal

yang niscaya menyapa plat baja lalu mengabadikan luka

Takkan hilang bekasnya sekalipun berulang kali ditambal

Itu pun kalau mereka sempat menambal. Jika sial, barangkali dalam seperempat jam sudah terdampar itu kapal

Maka wajar jika pelancong khatulistiwa rayu pantaimu

supaya mau memugar dermaga peninggalan Belanda yang wujudnya tak berbeda dengan prasasti zaman kejayaan Hindu-Buddha

yang baru digali dari perut bumi tadi pagi

Supaya dapat ramai-ramai mereka menepi

Membangun ketentraman hati dan bercinta pada pantaimu yang terlalu lama dicengkeram sepi

Tapi apa kau peduli?

Advertisements