Jendela

by gumilangra

(image source is here)

“Manusia bagaikan jendela-jendela dengan kaca berwarna. Berkilau dan bersinar saat matahari cerah. Tapi ketika kegelapan datang menyambangi, keindahan sejati mereka hanya tampak kalau ada cahaya yang bersinar dari dalam.

Belajar bahwa prestasi terbesar tidak selalu berupa penghargaan atau hadiah. Prestasi terbesar tidak berupa materi, melainkan pelajaran berharga tentang semangat manusia. Penghargaan bisa memudar, hadiah bisa kehilangan kilaunya. Namun, pelajaran yang kita peroleh akan tinggal untuk selamanya.

Et quacunque viam dederit fortuna sequamur!”

Barorotul Akhfiya,
Sukoharjo, 9 April 2011

Sebuah catatan sederhana yang terselip di sebuah bingkisan. Namun, sangat mampu untuk menguatkanku yang kala itu masih tertinggal. Sehingga akhirnya aku kembali mampu berlari kencang menuju salah satu–dari sekian banyak–checkpoint yang kian jelas. Dan aku akan terus berlari, mengejar kegemilangan di akhir jalan yang kupilih.

Advertisements