Satir

by gumilangra

Satir (Sajak Tiga Belas Baris)

Diri membeku dalam Hening yang nyata
Lisan terpaku kaku tanpa Ada suara
Bibir terus terkatup meski nurani Ingin bicara
Membisu, hanya mampu mengukir Ornamen kelabu
Lalu menyimpannya di sudut gelap Ruang kalbu
Supaya tiada insan selain Aku yang ‘kan tahu
Namun, jika kelak ku sampai pada Nadir tegarku
yang mungkin Gegar, rapuh teriris sembilu
Izinkan aku Bersua, ‘tuk titipkan sebuah rahasia
Tentang segala Apa yang selama ini kurasa
Yang selama Ini tak pernah terungkapkan dalam kata
dan Kian menyesakkan dada
…Maukah kau mendengarkannya?

Advertisements